RSS

PEMERIKSAAN JUMLAH ERITROSIT METODE FORMAL CITRAT

11 Sep
Eritrosit merupakan bagian utama dari sel-sel darah. Setiap mm kubiknya darah pada seorang laki-laki dewasa mengandung kira-kira 5 juta sel darah merah dan pada seorang perempuan dewasa kira-kira 4 juta sel darah merah.
Tiap-tiap sel darah merah mengandung 200 juta molekul hemoglobin. Hemoglobin (Hb) merupakan suatu protein yang mengandung senyawa besi hemin. Hemoglobin mempunyai fungsi mengikat oksigen di paru-paru dan mengedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Jadi, dapat dikatakan bahwa di paruparu terjadi reaksi antara hemoglobin dengan oksigen.
2 Hb2+ 4 O2 ==> 4 Hb O2 (oksihemoglobin)

Setelah sampai di sel-sel tubuh, terjadi reaksi pelepasan oksigen oleh Hb.
4 Hb O2 ==> 2 Hb2+ 4 O2
Kandungan hemoglobin inilah yang membuat darah berwarna merah. Amatilah Gambar 5.2 untuk mengenal struktur hemoglobin.
Struktur Eritrosit
Eitrosit mempunyai bentuk bikonkaf, seperti cakram dengan garis tengah 7,5 uM dan tidak berinti. Warna eritrosit kekuning-kuningan dan dapat berwarna merah karena dalam sitoplasmanya terdapat pigmen warna merah berupa hemoglobin.
 
Pembentukan Eritrosit
Eritrosit dibentuk dalam sumsum merah tulang pipih, misalnya di tulang dada, tulang selangka, dan di dalam ruas-ruas tulang belakang. Pembentukannya terjadi selama tujuh hari. Pada awalnya eritrosit mempunyai inti, kemudian inti lenyap dan hemoglobin terbentuk. Setelah hemoglobin terbentuk, eritrosit dilepas dari tempat pembentukannya dan masuk ke dalam sirkulasi darah. Eritrosit dalam tubuh dapat berkurang karena luka sehingga mengeluarkan banyak darah atau karena penyakit, seperti malaria dan demam berdarah. Keadaan seperti ini dapat mengganggu pembentukan eritrosit.
Masa Hidup Eritrosit

Masa hidup eritrosit hanya sekitar 120 hari atau 4 bulan, kemudian dirombak di dalam hati dan limpa. Sebagian hemoglobin diubah menjadi bilirubin dan biliverdin, yaitu pigmen biru yang memberi warna empedu. Zat besi hasil penguraian hemoglobin dikirim ke hati dan limpa, selanjutnya digunakan untuk membentuk eritrosit baru. Kira-kira setiap hari ada 200.000 eritrosit yang dibentuk dan dirombak. Jumlah ini kurang dari 1% dari jumlah eritrosit secara keseluruhan.

Prinsip :
Pengenceran darah dengan larutan FORMAL CITRAT menyebabkan lisis sel leukosit dan trombosit sehingga memudahkan perhitungan jumlah sel eritrosit. Darah diencerkan 200X dan sel eritrosit dihitung pada 5 bidang sedang di tengah pada kamar hitung Improved Neubauer.

Alat :

1. Pipet Sahli 20 μl

2. Pipet Ukur 4 ml.

3. Pipet Tetes

4. Tabung Reaksi

5. Kamar Hitung IN

6. Mikroskop

Reagensia:

1. Larutan Formal Citrat

2. Darah + Anti Koagulan EDTA

Cara Kerja :
1.Dipipet  4 ml larutan formal citrat masukkan kedalam tabung reaksi.
2.Dipipet 20 μl darah campurkan dengan larutan tadi.
3.Kocok sampai homogen, pengenceran ini 200X.
4.Ambil 1 tetes lalu masukkan pada kamar hitung.
5.Biarkan kamar hitung selama 2 menit.
6.Hitung jumlah sel seperti pada metode Hayem.
Skema Kerja :
1. Dipipet darah sebanyak 20 μl
Image
2. Dimasukkan Darah kedalam tabung reaksi yang telah berisi 4ml larutan formal citrat kemudian dikocok hingga homogen.
Image
3. Diambil beberapa tetes dengan pipet tetes
Image
4. Dimasukkan Kedalam kamar hitung
Image
5. Diamati Penyebaran Eritrosit dengan Lensa Objektif 10x dan dihitung Jumlahertrosit pada Lensa objektif 40x.
2013-04-17 14.42.36
Perbandingan Hitung Jumlah Eritrosit Metode Formal Citrat dengan Metode Hayem  :
Keuntungan :
1. Metode Formal Citrat memiliki ketelitian pencampuran bahan pemeriksaan dengan reagensia lebih tinggi dibandingkan dengan metode Hayem.
2. Metode Formal Citrat Dapat digunakan pada Laboratorium yang memiliki Peralatan yang terbatas ( Hanya membutuhkan Tabung reaksi, pipet, dan Kamar Hitung Improved Neubauer).
Kerugian :
1. Metode Formal Citrat Membutuhkan Reagensia yang lebih banyak dibandingkan dengan reagensia pada metode Hayem.
Daftar Pustaka :
Muslim, Azhari, dkk. 2006. Buku Penuntun Praktikum Hematologi. Tanjung Karang : Poltekkes.
Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 11, 2013 in Kesehatan

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: